(1) Mungkinkah Beriman Tetapi Dibenci Allah ?

By SastrawanBatangan

13 Januari 2009

Category: Introspeksi Posisi Diri

6 Comments »

Komunitas MS5MQH, Bogor, Juli 2008

“Aku Berlindung Kepada Allah dari godaan Iblis – Syaitan yang terkutuk”; ”Dengan menyebut nama Allah yang Maha Pengasih dan Maha Penyayang”. ”Tambahkanlah kepada kami PetunjukMu, Ya Allah”

MARI INTROSPEKSI KETAKWAAN KITA

Apakah kita termasuk orang beriman yang dibenci-dimurkai Allah atau keimanan kita tak bermanfaat?

  • Hai orang2 yang beriman, mengapa kamu meng-atakan apa yang tidak kamu perbuat? Amat besar kebencian di sisi Allah bahwa kamu meng-atakan apa2 yang tiada kamu kerjakan (QS 61:2-3).
  • Mengapa kamu suruh orang lain (mengerjakan) kebajikan, sedang kamu melupakan diri (kewajiban) mu sendiri, padahal kamu membaca Al Kitab (Taurat)? Maka tidakkah kamu berpikir? (QS 2:44)
  • Dan tidak ada seorang pun akan beriman kecuali dengan izin Allah; dan Allah menimpakan kemurkaan kepada orang2 yang tidak mempergunakan akalnya (QS 10:100)
  • ….Pada hari datangnya sebagian tanda2 Tuhanmu tidaklah bermanfaat lagi iman seseorang bagi dirinya sendiri yang belum beriman sebelum itu, atau dia (belum) mengusahakan kebaikan dalam masa imannya.  Katakanlah: “Tunggulah olehmu sesungguhnya kami pun menunggu (pula)”  (QS 6:158)

Apakah kita bertakwa tapi tak mendapat pahala?

  • Berkatalah orang2 yang dianugerahi ilmu: “Kecelakaan yang besarlah bagimu, pahala Allah adalah lebih baik bagi orang2 yang beriman dan beramal saleh, dan tidak diperoleh pahala itu kecuali oleh orang2 yang sabar”.(QS 28:80)

Apakah segala urusan telah kita kembalikan kepadaNya dengan bertakwa?

  • Katakanlah: “Siapakah yang memberi rezeki kepadamu dari langit dan bumi, atau siapakah yang kuasa (menciptakan) pendengaran dan penglihatan, dan siapakah yang mengeluarkan yang hidup dari yang mati dan mengeluarkan yang mati dari yang hidup dan siapakah yang mengatur segala urusan?” Maka mereka akan menjawab: “Allah”. Maka katakanlah: “Mengapa kamu tidak bertakwa (kepada-Nya)?” (QS 10:31). Kepunyaan Allah lah segala yang ada di langit dan di bumi; dan kepada Allah lah dikembalikan segala urusan (QS 3:109)

Apakah syahadat kita telah mencegah keji-mungkar?

  • Sesungguhnya Aku ini adalah Allah, tidak ada Tuhan (yang hak) selain Aku, maka sembahlah Aku dan dirikanlah salat untuk mengingat Aku.(QS 20:14)
  • Bacalah apa yang telah diwahyukan kepadamu, yaitu Al Kitab (Al Qur’an) dan dirikanlah salat. Sesungguhnya salat itu mencegah dari (perbuat-an2) keji dan mungkar. Dan sesungguhnya mengingat Allah (salat) adalah lebih besar (keutamaannya dari iba-dah2 yang lain). Dan Allah mengetahui apa yang kamu kerjakan. (QS 29:45)

Apakah shalat kita telah mencegah khawatir-kikir?

  • Sesungguhnya orang2 yang beriman, mengerjakan amal saleh, mendirikan sembahyang dan menunai-kan zakat, mereka mendapat pahala di sisi Tuhannya. Tidak ada kekhawatiran terhadap mereka dan tidak (pula) mereka bersedih hati.(QS 2:277)
  • Sesungguhnya manusia diciptakan bersifat keluh kesah lagi kikir. Apabila ia ditimpa kesusahan ia ber-keluh kesah, dan apabila ia mendapat kebaikan ia amat kikir, kecuali orang2 yang mengerjakan salat, yang mereka itu tetap mengerjakan salatnya, dan orang2 yang …… (QS 70:19-35)

Apakah kita mendustakan agama & shalat yg celaka?

  • Tahukah kamu (orang) yang mendustakan agama? Itulah orang yang menghardik anak yatim, dan tidak menganjurkan memberi makan orang miskin. (QS 107:1-3) Maka kecelakaanlah bagi orang2 yang salat, (yaitu) orang2 yang lalai dari salatnya, orang2 yang berbuat ria dan enggan (menolong dengan) barang berguna. (QS 107:4-7)

Apakah kita masih mendustakan/menipu Allah?

  • Dan se-kali2 janganlah kamu termasuk orang2 yang mendustakan ayat2 Allah yang menyebabkan kamu termasuk orang2 yang rugi (QS 10:95) (QS 7:147, 23:105). Maka Kami binasakan mereka maka perhatikanlah bagaimana kesudahan orang2 yang mendustakan itu (QS 43:25). Kecelakaan yang besarlah pada hari itu bagi orang2 yang mendustakan.(QS 77:15,19,24,28, 29, 34, 37, 40; 45; 47; 49)

Apakah kita telah bersyukur sesuai petunjuk Allah?

  • Hai orang2 yang beriman, makanlah di antara rezeki yang baik2 yang Kami berikan kepadamu dan bersyu-kurlah kepada Allah, jika benar2 hanya kepada-Nya kamu menyembah (QS 2:172)
  • Sungguh Allah telah menolong kamu dalam peperangan Badar, padahal kamu adalah (ketika itu) orang2 yang le-mah. Karena itu bertakwalah kepada Allah, supaya kamu mensyukuri-Nya (QS 3:123) (QS. 2:185)

Apakah doa kita sesuai aturan Allah ?

  • Dan apabila hamba2Ku bertanya kepadamu tentang Aku, maka (jawablah), bahwasanya Aku adalah dekat. Aku mengabulkan permohonan orang yang berdoa apabila ia memohon kepadaKu, maka hendaklah mereka itu memenuhi (segala perintah) Ku dan hendaklah mereka beriman kepadaKu, agar mereka selalu berada dalam kebenaran (QS. 2:186) (QS 40:60, 27:62, 13:14, 2:45-46)

Apakah hak Allah&mahlukNya sudah kita kembalikan?

  • Dan pada harta2 mereka ada hak untuk orang miskin yang meminta dan orang miskin yang tidak mendapat bahagian (QS 51:19).
  • Ketahuilah, sesungguhnya apa saja yang dapat kamu peroleh sebagai rampasan perang, maka sesung-guhnya seperlima untuk Allah, Rasul, kerabat Rasul, anak2 yatim, orang2 miskin dan ibnusabil, jika kamu beriman kepada Allah dan kepada apa yang Kami turunkan kepada hamba Kami (Muhammad) di hari Furqaan, yaitu di hari bertemunya dua pasukan. Dan Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu. (QS 8:41)

Apakah kita masih selalu merasa benar?

  • Dan apabila manusia ditimpa bahaya dia berdoa kepada Kami dalam keadaan berbaring, duduk atau berdiri, tetapi setelah Kami hilangkan bahaya itu daripadanya, dia (kembali) melalui (jalannya yang sesat), se-olah2 dia tidak pernah berdoa kepada Kami untuk (menghilangkan) bahaya yang te-lah menimpanya. Begitulah orang2 yang melampaui batas itu memandang baik apa yang selalu me-reka kerjakan (QS 10:12) (QS 27:4, 47:14, 27:24; 8:48, dll).

Apakah sadar kekacauan timbul karena berpaling?

  • Adapun orang2 yang kafir, sebagian mereka menjadi pelindung bagi sebagian yang lain. Jika kamu (hai para muslimin) tidak melaksanakan apa yang telah diperintahkan Allah itu, niscaya akan terjadi kekacauan di muka bumi dan kerusakan yang besar (QS 8:73) (QS 50:5)

Apakah kita mengira bisa masuk surga begitu saja?

  • Apakah manusia itu mengira bahwa mereka dibiarkan (saja) mengatakan: “Kami telah beriman”, sedang mereka tidak diuji lagi? (QS 29:2).
  • Apakah kamu mengira bahwa kamu akan masuk surga, padahal belum nyata bagi Allah orang2 yang berjihad di antaramu, dan belum nyata orang2 yang sabar. (QS 3:142), (QS 2:214, 9:16)

Apakah sadar harus menegakkan agama tanpa paksaan & pecah belah?

  • Sesungguhnya (agama tauhid) ini, adalah agama kamu semua, agama yang satu dan Aku adalah Tuhanmu, maka bertakwalah kepada-Ku. Kemudian mereka (peng-ikut2 rasul itu) menjadikan agama mereka ter-pecah belah menjadi beberapa pecahan. Tiap2 golongan merasa bangga dengan apa yang ada pada sisi mereka (masing2). Maka biarkanlah mereka dalam kesesatannya sampai suatu waktu. (QS 23:52-54)
  • Hai manusia, sesungguhnya Kami menciptakan kamu dari seorang laki2 dan seorang perempuan dan menjadi-kan kamu ber-bangsa2 dan ber-suku2 supaya kamu saling kenal mengenal. Sesungguhnya orang yang paling mulia di antara kamu di sisi Allah ialah orang yang paling bertakwa di antara kamu. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi Maha Mengenal. (QS 49:13). Tidak ada paksaan untuk (memasuki) agama (Islam); sesungguhnya telah jelas jalan yang benar daripada jalan yang sesat. Karena itu barang siapa yang ingkar kepada Thaghut dan beriman kepada Allah, maka sesungguhnya ia telah berpegang kepada buhul tali yang amat kuat yang tidak akan putus. Dan Allah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui (QS 2:256) (QS 5:69)

Apakah kita tahu bahwa musibah karena diri sendiri?

  • (Azab) yang demikian itu adalah disebabkan per-buatan tanganmu sendiri, dan bahwasanya Allah se-kali2 tidak menganiaya hamba2Nya (QS 3:182)
  • Jika kamu berbuat baik (berarti) kamu berbuat baik bagi dirimu sendiri dan jika kamu berbuat jahat maka kejahatan itu bagi dirimu sendiri, dan apabila datang saat hukuman bagi (kejahatan) yang kedua,(QS 7:17).

Apakah mata-telinga-hati sudah kita pakai memahami ayat2Allah?

  • maka apakah mereka tidak berjalan di muka bumi, lalu mereka mempunyai hati yang dengan itu mereka dapat memahami atau mempunyai telinga yang dengan itu mereka dapat mendengar? Karena sesungguhnya bu-kanlah mata itu yang buta, tetapi yang buta, ia-lah hati yang di dalam dada (QS.22:46)(QS.7:179, 45:23)

Apakah sudah mengambil pelajaran dari ayat2 Allah?

  • Kitab (Al Qur’an) ini tidak ada keraguan padanya; petunjuk bagi mereka yang bertakwa, (QS 2:2). Al Qur’an ini adalah pedoman bagi manusia, petunjuk dan rahmat bagi kaum yang meyakini (QS 45:20)
  • Sesungguhnya Kami menurunkannya berupa Al Qur’an dengan berbahasa Arab, agar kamu memahami-nya (QS 12:2). Dan jika Kami jadikan Al Qur’an itu su-atu bacaan dalam selain bahasa Arab tentulah mereka mengatakan: “Mengapa tidak dijelaskan ayat2nya?”. Apakah (patut Al Qur’an) dalam ba-hasa asing, sedang (rasul adalah orang) Arab? ….. (QS 41:44).
  • Maka apakah mereka tidak memperhatikan Al Qur’an? Kalau kiranya Al Qur’an itu bukan dari sisi Allah, tentulah mereka mendapat pertentangan yang banyak di dalamnya.(QS 4:82).
  • Sesungguhnya telah Kami turunkan kepada kamu se-buah kitab yang di dalamnya terdapat sebab2 ke-muliaan bagimu. Maka apakah kamu tiada me-mahaminya? (QS 21:10). Kami tidak menurunkan Al Qur’an ini kepadamu agar kamu menjadi susah; (QS 20:2). Dan sesungguhnya telah Kami mudahkan Al Qur’an untuk pelajaran, maka adakah orang yang mengambil pelajaran? (QS 54:17, 22, 32; 40)

Apakah kita termasuk orang yang masih belum syiar?

  • Sesungguhnya orang2 yang menyembunyikan apa yang telah Kami turunkan berupa keterangan2 (yang jelas) dan petunjuk, setelah Kami menerangkannya kepada manusia dalam Al Kitab, mereka itu dilaknati Allah dan dilaknati (pula) oleh semua (makhluk) yang dapat melaknati (QS.2:159);(QS 2:174; 3:79)
  • Maka berilah peringatan, karena sesungguhnya kamu hanyalah orang yang memberi pering-atan. Kamu bukanlah orang yang berkuasa atas mereka (QS.88:21-22), (QS 7:165, 3:187, dll)

Apakah sadar setiap diri akan bertanggung jawab?

  • Dan Allah mengeluarkan kamu dari perut ibumu dalam keadaan tidak mengetahui sesuatu pun, dan Dia memberi kamu pendengaran, penglihatan dan hati, agar kamu bersyukur. (QS 16:78).
  • Dan janganlah kamu mengikuti apa yang kamu tidak mempunyai pengetahuan tentangnya. Sesungguhnya pendengaran, penglihatan dan hati, semuanya itu akan diminta pertanggungan jawabnya (QS17:36); (QS 75:36)
  • Dan mereka berteriak di dalam neraka itu: “Ya Rabb kami, keluarkanlah kami niscaya kami akan mengerjakan amal yang saleh berlainan dengan yang telah kami kerjakan”. Dan apakah Kami tidak memanjangkan umurmu dalam masa yang cukup untuk berfikir bagi orang yang mau berfikir, dan (apakah tidak) datang kepada kamu pemberi peringatan? Maka rasakanlah (azab Kami) dan tidak ada bagi orang2 yang zalim seorang penolongpun (QS.35:37); (QS 4:18; 63:10, 20:124-127).

LANTAS BAGAIMANA ?

  • Ingat Allah dengan mengembalikan semua urusan kepadaNya (lihat QS 3:109,2:210,11:123;22:76, 57:5)
  • Ingat bahwa kita diberi kesempatan sebagai manusia (diberi berbagai kelebihan) untuk bertugas sebagai wakilNya / kalifatullah (lihat QS 2:30; 27:62) yang menyembah hanya kepadaNya (lihat QS 20:14) sehingga harus memberikan kasih sayang kepada semua mahluk Nya (lihat QS 96:1-4, 6:12, dll) dan harus selalu bersyukur atas nikmatNya (lihat QS 2:152,; 3:145, dll)
  • Ingat bahwa kita akan kembali kepada Allah (lihat QS 23:115) sehingga harus segera bertobat / mohon ampun (lihat QS 110:3,dll) dan bersegera berbuat kebaikan (lihat QS 21:90, 23:61)
  • Ingat bahwa Allah telah mengizinkan iblis & syaitan mengganggu manusia agar malas / menyimpang dalam berbuat baik sehingga kita harus se-lalu taudz (mohon lindungan Allah dari syaitan dan iblis) serta harus selalu segera berbuat baik sesuai petunjukNya (lihat QS.23:97-98, 7:16-17, 16:98; dll)
  • Ingat bahwa Allahlah yang Maha Mengetahui ke-butuhan semua mahlukNya sehingga kepada-Nyalah kita mohon petunjukNya agar dapat ridhoNya (tidak tersesat dan agar tidak dimurkai) yang berarti kita harus selalu mengunakan Al Quran & Al Hadits (baik yang tersurat & tersirat) sebagai pedoman berbuat baik (lihat QS 3:79-80)
  • Segera melakukan perbuatan baik sesuai petunjukNya (dalam Al Quran & Al Hadits) sebagai wujud ingat kepadaNya sehingga tidak dimurkaiNya atau dibenciNya atau mendustakan agamaNya namun dimuliakanNya (lihat QS 61:2-3)
  • Mengingat Allah & berbuat baik tsb selama 24 jam minus waktu tidur (lihat QS 62:9-10)

HADITS

  • “Ingatlah ..! Saya meninggalkan bagimu Dua amanat yang berat dan penting yang satu ialah: Kitab Allah, Sebagai tali pegangan yang menuju kepada Allah. Barangsiapa yang mengabaikannya Pasti sesat” (Hadits riwayat Muslim)

BROSUR/TULISAN LAINNYA

Brosur2 yang tersedia: (1) Tatakrama Mempelajari Al Quran Menurut Al Quran & Al Hadits, (2) Berbuat Baik Versi Allah, (3) Ujian Hidup, (4) Bertobat, (5) Bersyukur, (6) Bersabar (7) Syiar & Al Hadits dll. Keterangan lebih lanjut hubungi: Paham Qur’ani (Melaksanakan Al Qur’an & Al Hadits) dengan cara mengirim pesan melalui e-mail ke sastrawanbatangan (totok soegiharto) di paham.Qurani @yahoo.com

6 Responses to “(1) Mungkinkah Beriman Tetapi Dibenci Allah ?”

  1. Mudah-mudahan anda, hei penyusun naskah ini, juga mampu menjlani ujian iman anda sendiri

  2. Apa azab itu termasuk ujian hidup ? Saya belum mengerti. Mohon diberikan firman-firman Allah yang berkaitan dengannya.

  3. hey …. saya berkunjung …. artikel nya bagus banget ….. sama2 kita belajar dari abah arief ….

  4. Semoga dari manapun kita belajar tetap merujuk pada kitabullah (QS 18:109, 41:53). Selamat berkarya

  5. Apakah amal soleh cuma terbatas pada rukun islam?

  6. Asswrwb. Jika kita kembali ke Al QUran dan Al Hadits, amal saleh pada intinya dapat dirumuskan (untuk mudahnya) menjadi 6M-QH, yaitu Membaca-Mempelajari-Memahami-Melaksanakan-Mensyiarkan-Melestarikan al-Quran dan al-Hadits. Keseluruhan itu adalah satu paket yang tak terpisahkan. Coba rujuk :

    a) Segera Kembali ke Al Quran & Al Hadits (QS 42:47, 2:99, 41:3, 41:4, 23:62)
    b) Baca tidak hanya shalat dalam arti sempit (QS 29: 45)
    c) Pelajari karena Allah telah memudahkan Al QUran sebagai pelajaran bagi orang-orang yang mau mengambilpelajaran (QS 20:2; 54:17,22, 32, 40; 20:2; 44:58; 38: 29);
    d) Pahami (QS 12:1-2; 43:1-3).
    c) Laksanakan / tidak berpaling / tidak omong doang / tidak baca doang agar tidak jadi kawan syaitan (QS 24:1; 43:36; 2:2-5; 61:2-3; 7:171)
    d) Syiarkan /sampaikan tanpa memaksa tanpa mengharap upah saja (QS 2:159, 2:174; 88:21-22; 51:55)
    e) Lestarikan (QS 3: 79- 80, dll)

    Mohon maaf itu adalah sebagian jawaban yang saya tahu. Tentunya masih banyak lagi. Demikian pula haditsnya juga banyak. Mohon dibantu untuk mengumpulkannya.

    Wassallam Wrwb

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: